Desa Wisata Buluh Cina

Assalamualaikum,

Bagi saya dan teman – teman saya, meluangkan waktu untuk bersantai dan berkumpul malah bukan  saat weekend namun saat weekday. Alhamdullilah hari ini kami berencana untuk berjalan – jalan sekaligus berfoto ria di Desa Wisata  Buluh Cina, sebenarnya yang kami cari adalah Danau Tujuh Rimbo.

Untuk mencapai kawasan ini memang cukup memakan waktu dari pusat kota Pekanbaru, hari ini kami memulai perjalanan mulai pukul 15.00 dan langsung menuju kawasan Buluh Cina. Jalurnya melewati daerah Pasir Putih. Cukup ikuti jalan dan langsung mendapati gapura Desa Buluh Cina. Kami menempuh perjalanan ini kurang lebih 40 menit dari pusat kota Pekanbaru.

Sesampai di dermaga, kami harus memarkirkan mobil untuk pindah haluan ke seberang sungai dengan menggunakan roro yang selalu beroperasi tiap 3-4 menitan sekali. Sebenarnya saya tidak begitu jelas nama dari angkutan ini, namun angkutan ini tepatnya membantu warga untuk menyeberang baik yang menggunakan motor ataupun pejalan kaki seperti kami. Harga roro ini pulang balik sekitar 2000 per orang.

_mg_7376

Sesampainya kami diseberang kami mulai berjalan kaki mengikuti jalan setapak untuk mencari Danau Tujuh Rimbo. Kalau tersesat cukup bertanya dengan baik kepada warga sekitar, mereka sangat baik dan antusias untuk membantu kita mencari informasi yang kita butuhkan.

Akhirnya. Taraaa..setelah sekitar 15 menit berjalan dikawasan ini, kami menemukan Danau Tujuh Rimbo yang cukup banyak airnya.

Well. Sebenarnya susah tidak menemukan tempat ini? Sebenarnya tidak begitu susah namun memang harus sedikit menunjukkan usaha. Kawasan ini memang terkenal telah dijadikan tempat untuk sesi pemotretan, sehingga sangat mudah sekali untuk mulai bertanya dengan warga sekitar.

Beberapa hari ini, Pekanbaru di landa hujan yang berkepanjangan, hal ini yang membuat danau ini menjadi penuh dengan air. Terkadang bila musim surut, danau ini dapat menunjukan pasir nya dan dapat kita gunakan untuk sarana bermain dengan teman. Saat saya datang danaunya memang penuh dengan air. 🙂

Jangan lupa untuk membawa perlengkapan anti nyamuk dan sebagainya, karena disini saya habis dimakan nyamuk. Menjelang magrib saya memutuskan untuk kembali menuju kota.

oh ya. Disekitar kawasan ini kita bisa melihat perkampungan warga sekitar yang sangat asri, bersih dan tertata rapi. Walaupun memang tidak semua rumah disini terbuat dari kayu, tapi kesan asrinya sangat kental sekali. Angin semilir yang ditemani oleh beberapa warga yang asyik bermain volli. Kekeluargaannya memang sangat dirasakan disini.

hhjj

kkk

Keren bukan viewnya? Sebenarnya ada banyak lagi hehe.. tapi di skip dulu.  Mudah – mudahan bisa dapat menginspirasi sebagai tempat kamu berekspresi didepan kamera saat pre wed atau post wed.

Good Luck

 

Advertisements

5 thoughts on “Desa Wisata Buluh Cina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s