Kamu Perlu Tahu Dokter

Sebenarnya postingan ini  bisa jadi intipan curhat dokter termasuk saya yang sebenarnya “we want you know that what exactly my condition”. Namun bukan sebagai sesuatu yang wow dan suatu prestige yang ujung – ujungnya kami susah masuk di berbagai kalangan. Ini berisi hal – hal yang sering banget saya alami dan saya sungguh tidak tahu harus memberikan penjelasan dengan siapa untuk mencerita kondisi dan profesi saya. so.. sekarang tidak usah takut lagi untuk ngedekatin teman kamu yang seorang dokter, tenang…dokter seorang manusia juga kok..Mari yuk mengenal dunia kami dan mencoba sedikit mengerti. #eaaak..

  1. Dokter itu kerjanya shift (pagi-sore-malam). Namanya dokter harus kudu mesti wajib ada di rumah sakit, mau lagi puasa, lebaran, natalan bahkan vacation keluarga :(. Alhasil kerjanya terbagi dengan waktu shift. Sebenarnya dokter ingin banget dimengerti karena memang tidak banyak orang yang tau dengan kondisi ini. Selain harus sehat jasmani buat terjaga sampai malam sampai dengan meninggalkan keluarga dan anak untuk menunaikan kewajiban. Dokter dituntut dalam keadaan prima.  Sebenarnya kalau ditanya – tanya dokter juga ingin pergi nonton film,liburan, nongkrong..tapi dokter mesti fight dengan jadwal jaga. Disinilah butuh pengertian keluarga, teman dan saudara dekat untuk memahami kondisi awal seorang profesi dokter.
  2. Beban Kerja Dokter yang Berat. Kebayang dong kerja dari tengah malam sampai dengan esok pagi melayani masyarakat. maksudnya kebayang capeknya kan. Belum lagi menghadapi kelakuan pasien yang beragam mulai dari mau enaknya sendiri sampai dengan yang suka suka nya saja. Pastinya dokter itu moodian. Jangan ganggu dia saat dia butuh istirahat. Karna dokter juga manusia butuh istirahat
  3. Dokter juga ingin punya lingkungan sosial yang beragam, namun sayangnya hanya segelintir orang yang hanya mengerti kerjaannya. Makanya dokter lebih senang memilih orang – orang yang seprofesi dengannya agar tercipta kesamaan. Tapi bukan berarti dokter milih milih teman.
  4. Sebenarnya dokter bukan sibuk – sibuk juga loh. Contohnya saya, saya cukup punya waktu yang senggang untuk membalas sesuatu pesan atau bbman. Namun terkadang saat mau membalas, ada sesuatu hal yang lebih terdesak ingin dilakukan. Nah. itu timbul persepsi dimana dokter sibuk banget.
  5. Dokter punya jam luang berbeda dengan orang kantoran lainnya, pantas dokter meringkas langsung peluang waktu luangnya kapanpun bersama orang orang terdekatnya. Walau waktunya agak sedikit tidak enak bagi yang bekerja normalnya.
  6. Dokter banyak uang. Amiiin.. saya tukang mengaminkan saja. Tapi perlu diketahui bahwa dokter – dokter yang bekerja diklinik malah diupah lebih rendah dari standar upah bayar tukang parkir. 😦 Luar biasa parahnya..
  7. Pasien adalah segala – galanya. Itulah kelemahan dokter. Pasien adalah guru dan yang paling utama. Inilah kenapa bahwa dokter mementingkan telfon untuk kepentingan pasiennya disela sela waktu luang bersamanya.
  8. Sistematika jaminan kesehatan yang sangat ribet dengan alur pengobatannya. Lagi – lagi dokter yang jadi tumbal. Saya sudah beberapa kali mengalami hal ini, dimarahi pasien, dibentak pasien. Saya kurang tau mengapa hal ini terjadi, padahal percayalah jika berada di rumahsakit, mereka semua memiliki niat membantu dan tidak akan mempersulit. Yang mempersulit itu jaminan kesehatan Anda. So.. please jangan jadikan kami tumbal.
  9. Tidak semua dokter yang memakai barang high end dan branded. hanya saja menginginkan barang dengan kualitas yang bagus supaya tidak membeli lagi
  10. Dokter tidak sombong dan malas ngomong. Hanya saja. Coba bayangkan. Berapa jumlah pasien yang ditangani? Pada diri setiap dokter yah walaupun ada mukanya yang enak dipandang dan tidak tersembunyi niat untuk membantu melayani masyarakat. Jadi jika ingin mengetahui banyak, bertanya lah dengan yang sopan, insyallah pasti akan dijawab dengan baik.
  11. Dokter langsung mau dimengerti kondisinya. Kadang kesal, ngomel – ngomel, sedih. Walau tidak tau apa yang telah dia hadapi- cukup dimaklumi saja. Karena setelah usai kewajiban dokter hanya ingin menenangkan fikirannya sejenak dan ingin merasa nyaman.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s