Penjelajahan tunggal dari Pekanbaru- Perancis (Part 1)

Bonjour,Senang sekali bisa menyempatkan waktu untuk dapat menulis kembali di blog ini. Alhamdulillah saya mendapatkan sedikit waktu luang di rumah, itupun karena telah lelah jaga malam dalam beberapa hari belakangan ini. Sebelumnya,saya menulis sedikit dari pengalaman saya untuk mengurus Visa Schengen tujuan utama Perancis di Kantor Kedutaan Perancis plus dengan persayaratannya di tahun 2014 (silahkan cek postingan sebelumnya).Tujuan perjalanan saya kali ini dalam rangka mengikuti exchange program untuk clerkship di Rumah Sakit.

Pada postingan kali ini, saya akan menguraikan kisah saya seorang diri menjelajah dunia Eropa untuk pertama kalinya. “Penjelajahan tunggal dari Pekanbaru-Perancis”. Buat saya, pada awalnya sedikit tidak nyaman rasanya bepergian sendiri dalam jarak yang jauh seperti ini, namun lama kelamaan ternyata tidak begitu buruk. Walaupun memang untuk masalah keamanan menjadi tanggung jawab sendiri.

Saya mengawali penjelajahan awal saya mulai dari Kuala Lumpur. Saya memiliki rencana untuk melakukan penerbangan ke Perancis dari Kuala Lumpur. Sebenarnya untuk kenyamanan memang menjadi masalah kalau penerbangannya mesti sambung menyambung, namun mengingat harga tiket yang relatif terjangkau dan jarak tempuh yang tidak begitu jauh dari Pekanbaru ke Kuala lumpur, saya memilih penerbangan dari Kuala Lumpur dibandingkan dari Jakarta. Sebenarnya tidak memakan waktu yang lama untuk melakukan penerbangan dari Pekanbaru ke Kuala Lumpur, hanya kurang lebih 30 menit. Saya tidak mau menyianyiakan tiket saya hanya dengan masalah delay. Sehingga saya menginap satu malam di Kuala Lumpur. Bagi Anda yang ingin menginap, pilihan hemat untuk stay di Bandara sangat direkomendasikan. Karena untuk Bandaranya sendiri sangat open banget bagi yang menunggu keberangkatan esok hari. Tidur di ground, makan di foodcourt lt.4, sholat, cuci muka bahkan mandi dapat dicari di Lt.4 downside Bandara. Namun bagi yang tidak ingin menginap di bandara, pilihan hotel di sekitar bandara juga dapat digunakan, saran saya untuk tidak  memilih hotel di luar area Bandara, karena takut keesokkannya susah mencapai bandara karena jarak antar bandara dengan kota cukup jauh dan cukup membutuhkan waktu. Selain itu juga hotel disekitar area Bandara menyediakan jasa jemput antar gratis atau bayar dengan harga yang relatif terjangkau.

1

 

2
Sehabis sholat magrib

 

Saya sendiri memilih untuk menginap di the Youniq Hotel. Cukup murah dengan fasilitas yang bagus. Ditambah ada layanan jemput – antar dengan harga 7 MYR. Jangan lupa untuk check in flight pada pagi hari jika menginap dihotel, biasanya hotel memberikan fasilitas free breakfast dan free wifi dan komputer. Selain dapat memudahkan kita check in, dapat juga memangkas waktu antri kita untuk check in manual di bandara.

Ini dia Alamat Hotel yang saya kunjungi untuk satu malam

The YouniQ Hotel Kuala Lumpur International Airport. Bandar Baru Salak Tinggi Business Park,42,43900 Sepang,Selangor,Malaysia. Telp : +60 3-8706 6988

Penerbangan dari Kuala Lumpur – Perancis memakai Qatar Aiways. Perjalanan ini membutuhkan waktu 18 jam dengan 2 jam transit time di Doha. Selama 13 jam duduk di pesawat sangat melelahkan walaupun itu judulnya duduk bukan beraktivitas. Jangan lupa untuk membawa minum sendiri, body lotion dan perlengkapan tidur (bantal,penutup mata). Hal ini sangat membantu untuk mencegah dehidrasi karena kita hanya bakal diberikan minum dua gelas karena makannya dua kali, itupun dalam cangkir kecil. *__* *saya merasa menyesal tidak membawa air.

Transit time selama 2 jam sangat tidak berasa karena pesawatnya delay 1 jam. karena saya harus mutar – mutar di Bandara Doha dan mengurus administrasi tiketnya yang cukup memakan waktu. Tapi saya mau mengucapkan “Welcome to Doha, ahlan wa sahlan“. Walaupun hanya transit, paling tidak bisa menginjakan kaki di tanah doha sudah membuat senang hati yang penat ini 🙂 hihi

Melanjutkan perjalanan saya yang terputus, dari Kuala lumpur – Doha membutuhkan waktu 6 jam perjalanan, Untuk Doha – Perancis membutuhkan waktu 7 jam. Jadi total perjalanan 13 jam ditambah transit time 2 jam. Baik. kerja saya kali ini hanya duduk, nonton film, duduk lagi, makan, duduk dan ke toilet.

Akhirnya setelah 13 jam saya di pesawat. Finally saya menginjakkan tanah eropa yaitu Paris. “Welcome to Paris” Saya mendarat di Charles de Gaulle Airport. Saya melihat jam dan mengkonversikan jam saya ke waktu paris. Pukul menunjukkan 21.35 pm dan di Paris masih sore hari yang terang benderang. Saya mulai jetlag ni merasa waktu yang terasa sangat berbeda sekali, ditambah hawa dingin yang terasa seperti di Kulkas. Fine.18 degree celcius in summer. Ngook!!

Perjalanan saya sesungguhnya belum sampai disini. Saya mengikuti exchange program dan ditempatkan di Nancy, sebuah kota di Perancis Selatan yang katanya sangat indah. Membutuhkan waktu kurang lebih 1 1/2 jam dari paris. Layaknya ke Pekanbaru dari Jakarta, namun ini dengan Speed train (TGV). Saya kembali memberhentikan sejenak perjalanan saya ke Nancy dan stay semalam di Paris. Karena sudah malam saya hanya memilih untuk beristirahat dihotel di sekitar area bandara dan train station saja. Saya mengikuti bus layanan antar jemput bandara – hotel. Karena kecapean yang mendalam, saya sedikit ada masalah dalam menemukan hotel yang telah saya booking jauh jauh hari. Sebenarnya saya tidak salah, hotel saya ini sebenarnya sama, namun berbeda lokasi. Apesnya saya turun di hotel yang lokasinya berbeda dengan hotel yang saya booking.  Saya merasa tidak kuat lagi untuk menjelejah malam hari di lingkungan Bandara sehingga saya memutuskan untuk men cancel bookingan saya dan membuat appointment baru. Sebenarnya salah saya tidak bertanya dahulu mengenai lokasi hotel saya ke supir bus. Karena mengingat orang Perancis sedikit susah berbahasa inggris saya mengurungkan niat saya untuk bertanya. Bus yang tersedia untuk layanan antar jemput ini berbeda – beda setiap bus dan hotelnya, dibagi berdasarkan lokasinya. Jadi saran saya agar bertanya nama hotel dan lokasi hotel supaya tidak salah alamat.

Satu pengalaman saya disini, saya mesti harus mengulang – ngulang sholat karena memang waktu sholat Kuala lumpur – Doha – Perancis berbeda – beda. Dan akhirnya saya hanya bisa terkapar setelah jam 1 karena pukul 12.15 adalah pukul untuk sholat isya di Perancis. Whoah.sungguh beratnya

Esok hari. Saya pagi – pagi sekali langsung berangkat ke Train Station. Saya memilih TGV untuk ke Nancy. Saya menghabiskan 48 Euro sekali jalan. Saya membeli tiketnya sudah sejak lama, sehingga bisa dapat murah. (Katanya harga segitu ke Nancy bisa dibilang murah). Awalnya saya memesan dengan tiket yang didelivery ke alamat di Indonesia. Tapi tiket tidak kunjung datang sampai hari perjalan tiba. Sehingga saya mesti harus mengurus keperluan penggantian tiket dengan tiket yang baru dan refund uang saya yang sebelumnya. Alhamdulillah harganya masih tetap harga yang sama.

44
Tiket TGV Paris – Nancy, Lorraine

 

Setelah mendapat tiket. Jangan lupa untuk menvalidasi tiket ke box kuning yang ada dimana – mana. Karena jika lupa dan ketauan, bisa didenda dengan bayaran yang cukup mahal. Selama 1 1/2 jam saya dikereta TGV yang setelah saya searching merupakan kereta tercepat nomor dua di dunia setelah Jepang. Saya turun sesuai keterangan di tiket dan melanjutkan dengan menggunakan bus ke Nancy. “Welcome to Nancy (*noisi-red). Bonjour” *continue part II

Advertisements

5 thoughts on “Penjelajahan tunggal dari Pekanbaru- Perancis (Part 1)

    1. wah banyak kali mbak yang saya lakukan. nonton beberapa film lalu tidur, begitu aja terus mbak.. untung saja filmnya disana banyak pilihan yang update. terimakasih loh mbak titis sudah berkunjung 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s