Kisah Hape Pertamaku

Aku merupakan anak manusia kelahiran tahun 1991. Sejak aku SMA, aku merupakan tipe anak yang ingin tahu namun tidak ingin benar memberatkan kondisi orang tua.Yah semacam anak yang tau diri. Hebatnya, semua keinginanku yang kutahu dapat memberatkan orang tuaku selalu dapat ku tahan. Mulai dari pergi acara malam kesenian sekolah sampai dengan memiliki alat komunikasi yang canggih.

Waktu itu, banyak sekali teman yang menyindirku karena tidak mempunyai hape. Sempat sedih tapi aku hanya bisa menepok hati sendiri. Sampai suatu hari temanku yang menyindir secara halus tepat didepan orang tuaku saat belajar kelompok dirumahku, alhasil seminggu kemudian aku ditawarkan untuk membeli hape pertama oleh Ibuku. Tidak pernah terfikir olehku untuk memegang barang canggih itu apalagi membelinya dan memainkannya. Saking noraknya diriku waktu itu. Aku terima tawaran itu walaupun aku tahu banyak pertimbangan yang dipikirkan oleh orang tuaku saat itu.

Aku ditawari untuk membeli hape yang menurutku super mantap di jamannya. Memakai kamera, bisa dengarkan musik. Senangnya hati sampai aku selalu membawanya disetiap aktivitasku. Ini dia ku perkenalkan Hapeku yang selalu aku banggakan, Nokia 3230 yang sampai saat ini masih ku simpan baik.

Image
Hape Tercinta
(www.sayaindah.wordpress.com)

Sayang, kesayanganku pada hape ini hanya bertahan 3 tahun. Pasalnya hapeku nyemplung di air parit dekat rumah saat aku bekerja membersihkan halaman. Karena sulitnya mendapatkan hape waktu itu, aku sangat merasa kehilangan sekali. Tangisanku selalu terisak jika mengingat fitur – fitur yang dapat ku mainkan di hape. Lama kelamaan hape ini mulai tidak bisa nyala sampai sekarang. Melihat itu, akhirnya satu bulan kemudian, nenek yang paling kusayangi membelikan hape untukku dengan memakai sisa uang pensiunannya. Hape cina, walaupun hape cina tapi sangat membuatku gembira. Memang tidak sebagus yang lama, karena memang harganya yang berbeda namun yang membuatku senang hape cina ini dilengkapi dengan fitur TV didalamnya. Jadi walaupun mati lampu bisa nonton sinetron waktu itu. Senangnya bukan kepalang. Ini dia Hape Cina (aku lupa mereknya). Walaupun retak tapi kokoh dihati.

Image
Hape Kedua Tercinta (sampai retak monitornya)
(www.sayaindah.wordpress.com)

Hape itu mulai menunjukkan ketidakberesannya tahun 2011.Tidak lama dari nenekku menghembuskan nafas terakhirnya. Sampai sekarang kedua hape ini selalu berada di lemari. Walau tidak menyala dan bentuk mulai pudar tetapi Ingatanku akan cerita ini tidak akan pernah ku lupa.

-Sebuah Makna dari Suatu Pemberian-

(Input)

Pleas, Visit Here:

Image

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Kisah Hape Pertamaku

    1. iyaa..aku dibeliin orang tua buat yang pertama kali dan cukup mahal. makanya sedih sewaktu tahu ga bisa nyala lagi πŸ™‚ *always in my heart deh ni hape

      Like

    1. hahah iyaa… inginnya orang tua membelikan yang terbaik dan terbagus buat anaknya,, karena pas jaman itu yang lagi ngehit hape berkamera. akhirnya hape itupun bisa saya miliki hehehe.. πŸ™‚ Sama -sama mudah mudahan dapat menambah silaturahmi πŸ™‚

      Like

  1. keren maat hp pertamanya udah berkamera! uhuy. makasih ya udah ikutan GA saya ^_^

    ohya, komen di atas saya itu hapus aja, hehehe. itu komen dr akun suami soalnya, maaf ya. :)))

    Like

    1. oh gitu mba.. oke oke.. saya terlanjur jawab disana. Terimakasih loh mbak..sudah mau berkunjung semoga bisa mempererat silahturahmi kita πŸ™‚

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s